Kaum Muda Perintis Perubahan

Kongres ke-l sumpah pemuda di batavia membuat perjanjian untuk mengawal segi budaya, Politik, sosial – ekonomi yang dihadiri oleh Jon Java, Jon Betawi, Jon Ambon, Jon celebes dan Jon Sumatra.

Hingga pada kongres ke-ll sumpah pemuda 1928 ditetapkan dengan semangat pluralistik
Persatuan kaum muda dari danau sentani sampai danau toba

Perjuangan kaum muda dari 1908 – 1998 tidak mengenal kata berhenti, darah dan jiwa dipertaruhkan hanya satu kata merdeka!! Merdeka!! Merdeka

Situasi Indonesia carut-marut direzim saat ini. Demokrasi dikebuli kebijakan penuh duri berbagai sektor telah dikomersialisasikan maka Indonesia saat ini mengalami degradasi fundamental manifestasi dari rezim orba. Makin banyaknya penindasaan makin kuat juga intens persatuan kaum muda dimana pemaknaan kebangsaan  bahwa yang mempersatukan kita bukan bahasa dan agama namun mempersatukan kita adalah pengalaman bersama ketertindasaan maka dari itu bangkitlah dan bersatulah kaum muda. Tunjukan eksistensimu tanpa membedakan warna. melawan atau mati ditindas
Kami tidak mau ditindas lebih baik mati di pundak sendiri daripada mati dipundak para politikus pengobral janji. Kaum muda yang diam bila penindasan merajalela, merekalah boneka politikus maka singkirkanlah para pengacau gerakan pembebasan. Sayap perjuangan kaum muda kritis tetap masih terbang. Mari bangkitkan gerakan persatuan dan angkatlah tangan kiri untuk melawan segala tirani menuju masyarakat adil dan makmur tanpa penindasan manusia atas manusia.
Kaum muda sebagai penerus bangsa
Kaum mudalah yang menjadi estalase perjuangan para pendahulu
Kaum mudahlah yang akan menjawab persoalan bangsa.

 

Jamain Labuha
Ketua Komisariat LMND UIT Makassar
Fakultas sospol UIT

Editor : Bung Pram

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*