Mentri Advokasi BEM Universitas Malikussaleh Menyayangkan Nasib Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa BIDIKMISI

Mentri Advokasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh (BEM) Unimal Kota Lhokseumawe, Munzir (Teungku Abe) menyayangkan nasib ribuan mahasiswa penerima beasiswa BIDIKMISI di Universitas Malikussaleh yang tak kunjung cair. Hal ini dapat memperendah semangat belajar para mahasiswa Bidikmisi yang kuliah jauh dari kampung halaman, karena Bidikmisi adalah tonggak utama untuk biaya hidup selama mereka kuliah di perguruan tinggi.

“Munzir (Teungku Abe) meminta kepada pihak Rektorat UNIMAL yang menangani masalah Bidikmisi untuk segera mencairkan, karena dana Bidikmisi bukan proyek yang bisa diendapkan atau dibungakan, Dana Bidikmisi adalah hak mahasiswa yang harus segera di realisasikan. dan harus di perjelas kepastian kapan pencairannya. Untuk kemudian para mahasiswa penerima Bidikmisi tersebut dapat mempergunakan dana tersebut untuk biaya kuliah dan kebutuhan hidup.
Lanjutnya bahwa Universitas Malikussaleh adalah termasuk kampus yang tertinggi mahasiswa penerima bidikmisi di Indonesia, maka hampir seluruh mahasiswa sedang tidak tau bagaimana mempertahankan hidup di kos kosan.”  hidup mahasiswa sudah tindas.

“Dari pengamatan saya bidikmisi ini hanyalah produk yang dibuat negara sebagai proyek pembodohan dari negara supaya mahasiswa diam tak lagi bersuara dan pembodohan ini akan berlangsung berkelanjutan dari generasi ke generasi. Dengan spirit perjuangan anti penindasan kita harap kepada negara untuk tidak sibuk mencari kuntitas dari suatu permasalahan tetapi kualitaslah yang harus kejar. Tutup munzir (teungku abe) Untuk itu BEM Unimal melalui mentri advokasi akan mengadvokasikan :

1. Kejelasan pencairan dana Bidikmisi Unimal
2. Kejelasan lembaga kamadiksi Unimal
3. Evaluasi kinerja pembantu wakil rektor 3 Unimal
4. Kejelasan dana kegiatan bidikmisi
5. Jangan jadikan Unimal sebagai ladang politik praktis

“Lima hal tersebut permasalahan yang harus segera di selesai mengingat ini adalah suatu hal yang harus di perjuang demi kemeslahatan melawan penindasan dan  pembungkaman terhormat untuk seluruh kampus di Indonesia khususnya unimal.’’ pungkasnya.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*