Tolak Komersialisasi Pendidikan, Mahasiswa IBI Kosgoro 57 Gelar Demonstrasi

Puluhan Mahasiswa IBI Kosgoro 57 menggelar aksi demonstrasi yang dilaksanakan didepan kampus pada hari sabtu,13 januari 2018. Aksi ini dimulai pukul 10.30 WIB sampai selesai dengan tuntutan Tolak Komersialisasi Pendidikan.

Dalam orasinya Jems selaku Jendral Lapangan (Jendlap) banyak menyoroti tentang berbagai macam kebijakan didalam kampus yang sangat merugikan mahasiswa. Kebijakan ini sebagai akibat dari sistem komersialisasi pendidikan dimana lembaga pendidikan hari ini dijadikan sebagai sektor komoditi dalam pengakumulasian modal yang berorientasi pada pasar sehingga menyebabkan biaya-biaya pendidikan setiap semesternya terus mengalami peningkatan yang sangat memberatkan mahasiswa. Komersialisasi pendidikan ini telah mencedrai dunia pendidikan kita dan jauh dari cita-cita kemerdekaan Indonesia dimana negara republik ini hadir dengan tujuan untuk mencerdaskan  seluruh kehidupan bangsa tanpa adanya perbedaan kelas sosial dimana pendidikan hari ini hanya bisa diakses oleh kalangan menengah yang sanggup dan mampu serta sulit diakses oleh sebagian rakyat menengah kebawah. Pendidikan tidak menjadi hak bagi seluruh rakyat Indonesia dan negara dalam hal ini pemerintah melepaskan tanggung jawabnya serta menyerahkan pendidikan kepada para investor swasta.

Berbagai macam persoalan melanda dunia pendidikan kita mulai dari regulasi pendidikan yang liberal, kurikulum yang berorientasi pasar, Sarjana pengangguran semakin hari semakin meningkat, Biaya pendidikan meningkat, Gerakan Mahasiswa direpresif dan mahasiswa kritis diancam Drop Out (DO). Wajah pendidikan hari ini begitu suram tegas Jems.

Setelah menyampaikan beberapa orasinya mahasiswapun diajak berdialog oleh pimpinan rektorat. Dari  dialog tersebut beberapa tuntutan mahasiswa langsung diterima dan akan segera direspon untuk tidak diberlakukan.

Adapun tuntutan mahasiswa dalam demostrasi ini antara lain :

1.  Hentikan Komersialisasi pendidikan

2. Turunkan biaya perkuliahan

3. Mendesak kepada pimpinan rektorat agar memberikan fasilitas ruangan kepada seluruh lembaga kampus (ORMAWA,UKM)

4. Hapuskan kebijakan yang tidak pro terhadap mahasiswa

5. Transparansi dana kemahasiswaan

Setelah membacakan tuntutannya para mahasiswapun membubarkan diri.

 

Editor : Bung Pram

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*