PERNYATAAN SIKAP LMND TERHADAP MAHASISWA UP 45 YOGYAKARTA

PERNYATAAN SIKAP
TERHADAP MAHASISWA UP 45 YOGYAKARTA

Aksi demonstrasi dari gabungan organisasi mahasiswa yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa  Proklamasi (AMP) yang mewakili mahasiswa Universitas Proklamasi (UP) 45 Yogyakarta melakukan aksi menuntut transparansi pengelolaan anggaran kampus. Aksi ini sebagai bentuk tekanan dan sikap mahasiswa kepada rektorat yang menerapkan biaya pendidikan mahal yang menurut mereka susah dijangku dan diakses oleh mahasiswa.

Menanggapi aksi yang dilakukan oleh mahasiswa,Rektor Universitas mengeluarkan surat keputusan Rektor berupa surat peringatan yang dapat naik statusnya menjadi surat pemberhentian sebagai mahsiswa hanya dalam 10 hari sejak surat itu dikeluarkan kepada 22 mahasiswa yang terlibat aktif dalam aksi yang menggap bahwa aksi mahasiswa berlangsung anarkis. Padahal sebelum aksi mahasiswa sudah meminta izin kepada aparat setempat dan aparat tidak membubarkan aksi itu karena dianggap tidak anarkis.

Persoalan mahasiswa UP 45 yogyakarta ini sebagai bentuk perlawanan mahasiswa terhadap system pendidikan Indonesia yang sangat liberal yang sepenuhnya diserahkan terhadap mekanisme pasar.  Dimana Liberalisasi pendidikan tidak sesuai dengan cita – cita kemerdekaan Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta berlakunya liberalisasi ini membuat sebagian rakyat Indonesia yang memiliki kehidupan ekonomi kebawah tidak mampu mengakses pendidikan sampai tingkatan perguruan tinggi. Biaya pendidikan semakin tahun semakin meningkat membuat gerah mahasiwa dan masyarakat. Selain itu kurikulum pendidikan yang berorientasi pasar menjadikan mahasiswa sebagai tenaga kerja murah dalam penyerapan tenaga kerja direpublik ini dimana  mahasiswa dituntut patuh dan disiplin seperti robot. Bukan hanya itu perubahan kampus menjadi perguruan tinggi Berbadan Hukum menjadikan kampus semakin komersil.

Apa yang menjadi perjuangan mahasiswa  UP 45 Yogyakarta sebagai bentuk sikap kritis dan demokratis mahasiswa terhadap system pendidikan direpublik ini.  Maka dari itu Kami atas nama Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Mengecam keras dan segera mencabut surat keputusan rector Universitas Proklamasi (UP) 45 Yogyakarta yang memberhentikan 22 mahasiswa secara sepihak dan tidak demokratis
  2. Mengecam tindakan represifitas aparat kepolisian polres Sleman dan Polda DIY
  3. Hapuskan system Uang Kuliah Tunggal (UKT)
  4. Wujudkan system pendidikan gratis, Ilmiah dan Demokratis
  5. Hentikan komersialisasi pendidikan.

 

Jakarta, 22 September 2017

Eksekutif Nasional

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi

( EN LMND)

Indrayani Abd.Razak

Ketua Umum

Muhammad Asrul

Sekjend

 

 

 

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*