Gelar Aksi Peringati Hari Anti Korupsi Dunia, GERTAK NTB Dukung Hukuman Mati Bagi Koruptor

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi dan Hak Asasi Manusia (HAM) internasional 2017, Gerakan Rakyat Tumbangkan Antek Koruptor (GERPAK) NTB yang terdiri aliansi LMND Mataram, API KARTINI Mataram dan IMPM Mataram menggelar aksi di Perempatan BI, Senin (11/12/2017)

Koordinar Lapangan (Korlap), Fikri Ramdhan menyampaikan dalam orasinya bahwa Hari Anti Korupsi dan Hari HAM Internasional merupakan momentum besar bagi sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Korupsi sudah tidak asing lagi bagi bangsa Indonesia

“Sebagaimana kita ketahui bersama,  korupsi sangat merugikan perekonomian dan berdampak luas bagi kesejahteraan rakyat. Maka, kami (Gertak) NTB mendukung penuh hukuman mati bagi para koruptor,” tegasnya

Lanjutnya, berbagai kasus korupsi sangat memprihatinkan seperti kasus proyek E-KTP yang banyak melibatkan petinggi Negara ini. Di NTB misalnya, dugaan kasus korupsi pengadaan bibit bawang merah di Kabupaten Bima, kasus K2 di Bima dan Dompu.

“Oleh sebab itu, kami minta kepada aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi di NTB,” imbuh Fikri

Selain persoalan korupsi yang masih belum tuntas, kata Fikri, pelanggaran HAM masih kerap terjadi, terbukti dari kasus yang terjadi sebanyak 538 kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Maka dari itu, Gertak NTB menyampaikan tuntutan dalam aksi hari ini. Kami minta aparat penegak hukum mengusut Tuntas Kasus E-KTP,” tegasnya

“Usut tuntas kasus pengadaan bibit bawang merah Kabupaten Bima serta tuntaskan kasus K2 di Bima dan Dompu,” pungkasnya

Sumber : metrontb.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*