Foto Ketua Umum LMND Muhammad Asrul Saat Aksi Penolakan UU Cipta Kerja, di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (16/10)

LMND.or.id– Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Muhammad Asrul mengingatkan Presiden Jokowi untuk mendengar aspirasi rakyat Indonesia. Menurutnya, rakyat Indonesia saat ini sudah jenuh dengan tingkah pemerintah yang mempertontonkan praktek politik kapitalistik secara terang-terangan.

“Presiden harus mengakomodir aspirasi rakyat. Saat ini rakyat sudah jenuh atas praktek politik yang terang-terangan sangat kapitalistik,” ungkap Asrul saat aksi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020).

Ia menerangkan bahwa gerakan massa yang bergerak di seluruh Indonesia untuk menolak UU Cipta Kerja sebagai akumulasi kekecewaan terhadap pemerintah. Asrul menilai melalui UU Cipta Kerja pemerintah dan kroni-kroninya akan mengobral kekayaan alam nasional demi keuntungan pribadi dan kelompoknya.

“Selama pemerintahan Jokowi banyak kebijakan yang merugikan rakyat Indonesia, misalnya, pelemahan KPK, perlindungan koruptor, revisi UU Minerba, penegakkan hukum dan HAM yang timpang, revisi UU MK, UU Omnibus Law Cipta Kerja, dan lainnya,” kata Asrul.

Lebih lanjut, Muhammad Asrul menerangkan bahwa UU Cipta Kerja sangat berpihak kepada pemodal dan investor namun minim keberpihakan terhadap rakyat kecil. Ia mengungkapkan sangat miris melihat tingkah pemerintah yang ingin menjadikan rakyat kecil sebagai penonton dan kuli di negerinya sendiri.

“UU Cipta Kerja sangat jelas berpihak kepada pemodal. Kita akan melihat rakyat Indonesia sebagai kuli dan penonton di tanah yang kaya ini,” kata Asrul.

Muhammad Asrul menegaskan bahwa LMND akan terus berjuang mendesak Presiden Jokowi untuk membatalkan UU Cipta Kerja. Menurutnya, masa depan bangsa dan masa depan rakyat Indonesia sedang dipertaruhkan dengan adanya undang-undang ini.

“LMND akan terus berjuang mendesak Jokowi agar membatalkan UU-Cipta Kerja, sebab masa depan anak cucu rakyat Indonesia tergantung dengan UU Cipta Kerja,” tegas Asrul.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa LMND akan terus mengonsolidasikan gerakan bersama kelompok gerakan lainnya untuk mendesak pemerintah membatalkan UU Cipta Kerja. Secara nasional, ungkap Asrul, akan menginstruksikan kepada kader LMND seluruh Indonesia agar terus meluaskan gerakan perlawanan rakyat terhadap UU Cipta Kerja.

Terakhir, Asrul berharap agar presiden lebih mementingkan keselamatan dan keberpihakannya kepada rakyat. Ia juga mengingatkan Presiden Jokowi untuk tidak menggadaikan masa depan bangsa demi kepuasan segelintir orang.

“Presiden harus berpihak kepada rakyat, tidak boleh menggadaikan masa depan bangsa demi kepuasan segelintir orang,” tutup Asrul.

Penulis : F. Jos
Editor : Samsudin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*