LMND.or.id – Ketua Umum Partai Rakyat (PRD) Agus Jabo Priyono, memberikan sambutan dalam acara penutupan kegiatan pelatihan Digital Marketing dan Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), di Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta timur, Minggu (26/01/2020).

Mengawali pidatonya, Agus Jabo menyampaikan apresiasinya kepada LMND yang mampu melihat perkembangan zaman dalam mengembangkan metode perjuangannya. Menurutnya, organisasi progressif revolusioner harus mampu menyesuaikan perjuangannya sesuai dengan perkembangan zaman. Dia mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi informasi saat ini, harus dimanfaatkan untuk mengkampanyekan ide-ide dan gagasan organisasi yang mencerdaskan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, mengingat penguasaan teknologi informasi sangat penting di era saat ini, dia mengatakan kepada para peserta bahwa pelatihan yang sudah dijalani, tidak hanya dimaknai sebatas pemenuhan intelektual saja dan kemudian selesai tetapi harus diaplikasikan untuk membangun pergerakan rakyat dan memenangkan pertarungan-pertarungan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Ide dan gagasan-gagasan sehebat apapun dari LMND, jika itu tidak sampai ditelinga rakyat maka hal itu tidak ada gunanya,” ungkap Agus Jabo.

Olehnya itu, LMND harus menjadikan teknologi sebagai instrumen untuk menyampaikan gagasan-gagasannya untuk membangun kesadaran rakyat, lanjutnya.

Siapa pun yang menguasai teknologi informasi maka dia akan menguasai dunia, tegasnya. Kalau yang menguasai dan menggunakan teknologi adalah sistem kapitalisme maka teknologi itu akan digunakan untuk mengeksploitasi dan menghisap manusia yang lain, tetapi jika yang menguasai dan menggunakannya adalah kekuatan-kekuatan progresif revolusioner, tentunya teknologi harus diabdikan untuk mengubah ekonomi-politik secara sistemik untuk membangun konsepsi baru atau peradaban baru, ungkapnya.

Dengan demikian, dia mendorong kepada seluruh anggota LMND menggunakan teknologi untuk mengubah dunia menjadi lebih baik, memberikan pencerahan informasi kepada publik, tidak memproduksi kebencian, tidak eksploitatif namun harus mempersatukan. Dia pun menyadari bahwa saat ini teknologi informasi dikuasi oleh kaum Borjuis dan sistem kapitalis namun dia mengingatkan harus ada perlawanan yang terorganisir dan konstruktif dari organisasi revolusioner untuk meruntuhkan dominasi dan hegemoni kaum borjuis di media sosial.

“Kalau bukan kita sebagai organisasi revolusioner yang berjuang bersama-sama rakyat, siapa lagi. Jangan berharap kepada kaum Borjuis untuk membangun tatanan dunia yang baik, mereka hanya sibuk untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya,” kata Agus Jabo.

Penulis : Samsudin
Editor : Samsudin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*