Foto ketua umum LMND Muhammad Asrul, ST

LMND.or.id– Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Selatan telah menyelesaikan rangkaian konferensi wilayah (konferwil) ke IX di gedung Aula I IPPM Pangkep, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 20/01/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti 4 eksekutif kota/kabupaten yakni kota Makassar, Palopo, Pare-Pare dan kabupaten Gowa dengan peserta sekitar 100 orang.

Konferwil IX LMND Sulsel turut di hadiri oleh Ketua Umum LMND Muhammad Asrul. Dalam sambutannya, Muhammad Asrul mendorong anggota LMND untuk menjadikan LMND sebagai organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia khususnya Sulawesi Selatan.

“Kita harus yakin dan optimis untuk menjadikan LMND sebagai organisasi mahasiswa terbesar, khususnya Sulsel. Dalam pikiran dan benak kawan-kawan harus menanamkan sikap semacam itu. Kita bisa dan sumber daya kita bisa mencapai hal tersebut,” ungkap Asrul.

Selain itu, Asrul menegaskan bahwa LMND harus menjadi wadah yang dapat menampung ide-ide kreatif, penguatan dan peningkatan basic keilmuan anggota-anggota LMND.

“LMND harus menjadi wadah ide-ide kreatif anggota, misalnya dalam kebudayaan, keinginan membangun usaha (UMKM), dan lainnya. Juga untuk penguatan basic keilmuan sebagai proses peningkatan pengalaman kawan-kawan,” kata Asrul.

Menurut Asrul, dalam perkembangan dunia teknologi saat ini, LMND sebagai organisasi gerakan mahasiswa harus mampu bertransformasi dan berbicara tentang ekonomi digital, teknologi informasi dan inovasi bioteknologi.

“Dunia teknologi terus berkembang, LMND kedepan harus bertransformasi menjadi organisasi yang bergerak dalam mengikuti perkembangan zaman. Perjuangan dan pergerakan kita harus terus berinovasi dalam dunia teknologi,” pungkas Asrul.

Dalam konferensi wilayah IX LMND Sulsel menetapkan Muhammad Ikra Hi Mustafa sebagai ketua eksekutif wilayah LMND Sulsel periode 2021-2023.

Dalam pidato politiknya, Muh Ikra menyampaikan bahwa LMND Sulawesi Selatan ke depan harus menjadi organisasi mahasiswa yang mampu menjawab problem mahasiswa dan rakyat pada umumnya.

“LMND Sulsel harus mampu menjawab tantangan zaman, problem mahasiswa dan persoalan-persoalan rakyat,” ungkap Ikra.

Dia juga menyampaikan bahwa dalam mengikuti perkembangan zaman yang terus melaju pesat, LMND sebagai organisasi gerakan harus mempertahankan marwah dan prinsip-prinsip perjuangan. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin besar baik dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun teknologi namun dengan semangat militan kolektif dan kerja keras, semua tantangan tersebut akan dilalui dengan baik.

“Tantangan dan arena perjuangan kita semakin besar ke depan, baik aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lainnya namun kita bisa melewati hal itu dengan kerja keras dan semangat kolektivitas,” tutup Ikra.

Penulis : Samsudin
Editor : Ando

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*