Foto Ketua LMND DKI Jakarta Nasarudin Latupono

LMND.or.id- Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan penambangan PT.GMS (Gerbang Multi Sejahtra) di Konawe Selatan menimbulkan reaksi dari masyarakat dan mahasiswa Laonti. Reasksi ini dilatarblakangi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tercemarnya air laut yang menyebabkan aktivitas serta hasil tangkapan nelayan di daerah terebut menurun drastis.

Tepat pada Sabtu, 18 September 2021 kemarin reaksi protes berupa demonstrasi dilakukan, aksi yang berlangsung telah terjadi gesekan antara massa aksi dan pihak kepolisian yang menyebabkan pembubaran paksa dan penangkapan terhadap tiga pendemo, salah seorang dari ketiga pendemo tersebut adalah Anhar Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Kendari.

Dalam merespon sekaligus bersolidaritas untuk hal terebut, Ketua LMND DKI Jakarta, Nasaruddin Latupono,” mengutuk keras represifitas dan penangkapan yang dilakukan oleh pihak keamanan terhadap masa aksi yang melakukan demontrasi”, (Minggu/19/09/2021, Sekretariat LMND).

Nasaruddin melanjutkan, jika mengacu pada undang-undang No 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum maka pihak kepolisian harusnya bertugas untuk menjaga keamanan disaat masyarakat dan mahasiswa sedang menggelar demonstrasi bukan malah bertindak represif. 

“Jika melihat UU No. 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum maka tugas polisi adalah menjaga jalannya aksi bukan malah bertindak represif” ujar Nasaruddin.

Nasaruddin juga menyoroti aktivitas pernambangan PT GMS dan seluruh perusahan pertambangan yang beroperasi di Sulawesi tenggara harus ditinjau sekaligus dievaluasi langsung  kementerian ESDM karena tidak mengimplementasikan good mining practice dan memperhatikan kelangsungan ekologis serta aktivitas perekonomian masyarakat sekitar

“Kementerian ESDM harus meninjau langsung sekaligus mengevaluasi aktivitas perusahan PT. GMS dan seluruh perusahan pertambangan yang ada di Sulawesi tenggara karena tidak mengimplementasikan good mining practice, memperhatikan kelangsungan ekologis serta aktivitas perekonomian masyarakat sekitar yang bersentuan langsung dengan alam” ungkap Nasaruddin.

Ia melanjutkan, pihak kepolisian dalam hal ini Kapolda dan Kapolres harus segera membebaskan massa aksi yang ditangkap saat aksi. Jika massa aksi tetap ditahan maka LMND DKI Jakarta akan bersolidaritas lewat demonstrasi di depan Mabes POLRI dan didepan Kementerian ESDM

“Jika massa aksi tetap ditahan, maka LMND DKI Jakarta akan melaksanakan aksi solidaritas di depan Mabes Polri dan kementerian ESDM ” tandas Nasaruddin

Diakhir, Nasaruddin meminta agar “Aktivitas penambangan yang dilakukan oleh PT. GMS dihentikan untuk sementara waktu sampai menyelesaikan segala bentuk tanggung jawabnya dalam pencemaran lingkungan

Penulis : Bung Pram

Editor : Bung Pram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*